Pelatihan K3 Welding – Pengelasan Low Alloy Steel

Pengelasan Low Alloy Steel

Pengelasan material low alloy steel mampu las nya kurang begitu baik dibanding dengan baja karbon rendah medium.

Mampu Las :

Elemen-elemen dari logam paduan dapat menimbulkan :

  1. Retak
  2. Terbentuknya struktur martensite pada HAZ.
  3. Terjadinya penyusutan (konsentrasi tegangan pada saat pendinginan ).

 

Ditinjau dari kekuatan dan perlakuan panas jenis-jenis material :

  • Grup 1 : Baja Rolled dan Normalize , yield strength 45 – 70 Ksi
    Mempunyai kekuatan tinggi banyak digunakan untuk Bejana Tekan , seperti : A203, A204, A353, A537, A553, A242, A441, A572, A588.
  • Grup 2 : Baja paduan rendah diquenching dan temper yield strength 50 – 180 Ksi mempunyai sifat Ductility ,Fatique strength, Corrosion resistance dan weldability yang baik.
    Penggunaan untuk konstruksi Nuklir, PV, Peralatan yang bergetar , Peralatan militer, dll. Jenis material : A533, A537 Gr B, A514/517 GrA-G, A543 GrB.
  • Grup 3 : Baja paduan rendah diquenching dan temper setelah dilas dapat di heat treatment karena kadar C 0,25 – 0,45 %. Jenis material : 4027, 4037, 4130, 4135, 4140, 4320, 4340, 5130, 5140, 8630, 8640, 8740, 4335V.
  • Grup 4 : Chromium Molibdenun Steel ; mempunyai daya tahan korosi terhadap sulfur, tahan oksidasi, tahan temperature tinggi, banyak digunakan untuk industry petroleum, generator pembangkit listrik dll. Jenis material : ½ Cr – ½ Mo, 1 Cr – ½ Mo, 2Cr – ½ Mo, 3 Cr – 1 Mo dll.